2 September 2012 - 19:30

"Jika hari ini pihak-pihak yang menentang kebijakan-kebijakan politik negara-negara Eropa dan demonstran di benua itu juga diberikan bantuan finansial dan persenjataan, kondisi yang terjadi di Suriah sekarang ini juga pasti terjadi di negara-negara Eropa."

 

Menurut Kantor Berita ABNA, dinukil dari Kantor berita Masregh (2/9) yang melaporkan bahwa Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, pada hari-hari terakhir Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok (GNB) ke-16 di Tehran, menyampaikan beberapa statemen penting berkenaan dengan kondisi Suriah saat ini.

 

16 pernyataan yang disampaikan Rahbar ini 15 di antaranya adalah poin asli dan poin ke 16 adalah statemen tercerdik tentang sebab-sebab asli krisis di Suriah, berikut statemen-statemen tersebut:

 

1.Aktor utama dan sutradara di balik krisis Suriah adalah Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel.

2.Tujuan mereka adalah menciptakan krisis di Suriah, menjaga kepentingan Israel di wilayah dan memukul front perlawanan.

3.Realitas tentang krisis Suriah adalah sekelompok negara dengan dipimpin Amerika, memaksa kelompok-kelompok pemberontak untuk berperang melawan pemerintah Suriah demi kepentingan mereka.

4.Penyebab terciptanya krisis dikarenakan suplai senjata besar-besaran ke Suriah dan dukungan finansial oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

5.Jangka waktu krisis; krisis akan terus berlangsung sampai pengaruh membahayakan dari pemerintah-pemerintah yang menciptakan krisis tersebut berlanjut.

6.Prasyarat normal solusi atas krisis Suriah adalah mencegah pengiriman senjata kepada kelompok-kelompok pemberontak di negara Arab itu.

7.Hasil dari berlanjutnya krisis adalah semakin sulit terciptanya rekonsiliasi nasional dan rakyat Suriah akan menjadi korban.

8.Pihak-pihak yang menjadi sebab kegagalan prakarsa damai Kofi Annan adalah negara-negara yang atas nama kepentingan telah menciptakan perang di Suriah (Amerika, Israel dan lain-lain).

9.Propaganda menyimpang yang dilakukan musuh berkenaan dengan esensi krisis Suriah adalah membentuk opini publik seolah-olah terjadi perang antara Sunni dan Syiah di Suriah.

10.Usulan-usulan agar bisa keluar dari krisis ini; GNB dengan pengaruh politiknya harus menjadi pelopor perdamaian di Suriah dan menghentikan kondisi yang ada sekarang.

11.Rasionalitas usulan Iran; dibandingkan Amerika, NATO ataupun sebagian dari negara-negara Eropa, GNB memiliki hak yang lebih besar untuk ikut campur dalam masalah Suriah secara politis.

12.Jawaban atas sebuah kerancuan; keberadaan senjata di tangan pemerintah Suriah adalah hal yang lumrah, karena pemerintah Suriah sebagaimana negara-negara lain memiliki tentara dan angkatan bersenjata.

13.Kebijakan utama Iran adalah menentang segala bentuk campur tangan kekuatan-kekuatan asing dalam masalah Suriah.

14.Saran untuk pemerintah Suriah: pertama, tidak memberikan kesempatan kepada para penentang, kedua, melanjutkan reformasi politik, ketiga, menjelaskan dan membeberkan realitas dan konspirasi di balik layar kepada masyarakat Arab.

15.Faktor pencegah tidak terulangnya kejadian serupa adalah kerjasama dan persatuan di negara-negara Islam yang independen.

16.Pernyataan tercerdik berkenaan dengan faktor-faktor utama terciptanya krisis Suriah, "Jika hari ini pihak-pihak yang menentang kebijakan-kebijakan politik negara-negara Eropa dan demonstran di benua itu juga diberikan bantuan finansial dan persenjataan, kondisi yang terjadi di Suriah sekarang ini juga pasti terjadi di negara-negara Eropa."